Polisi Bekuk Pencuri Meteran Air 6 Kecematan Di Banyuwangi
Polisi Bekuk Pencuri Meteran – Petualangan PAP( 29), spesialis pencuri meteran air yang meresahkan masyarakat di 6 kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur( Jatim) kesimpulannya gagal.
Pemuda asal Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon ini diringkus polisi sehabis aksi nekatnya dipergoki masyarakat dikala lagi memecahkan instalasi air kepunyaan Industri Universal Wilayah Air Minum( PUDAM) Banyuwangi
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Mapolsek Banyuwangi Kota pada Rabu( 22/ 4/ 2026), polisi membeberkan rekam jejak kejahatan terdakwa yang menyasar rumah- rumah kosong sepanjang bulan April.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, terdakwa ialah pemain tunggal yang sangat terorganisir.
Dengan mengendarai sepeda motor Supra X bernopol P- 2927- RJ, PAP berkelana mencari rumah hening ataupun rumah tanpa pagar. Berbekal kunci inggris serta palu, dia dengan kilat mencopot paksa meteran air pelanggan PUDAM.
” Pelakon memetakan posisi terlebih dulu. Hasil curiannya setelah itu dijual secara daring( online), baik dalam wujud unit utuh ataupun dalam wujud rongsokan tembaga serta kuningan yang telah dibongkar,” ucap Kompol Lanang, Rabu( 22/ 4/ 2026).
Baca Juga : Putra Bupati Jeneponto Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan
Pengembangan Penyidikan Polisi Bekuk Pencuri Meteran Yang Meresahkan Warga
Bersumber pada pengembangan penyidikan, aksi PAP nyatanya tidak cuma terbatas di daerah kota. Dia dikenal sudah beraksi di belasan titik yang tersebar di 5 kecamatan yang lain antara lain Kecamatan Rogojampi 8 posisi, Kecamatan Kalipuro 2 posisi, Kecamatan Kabat, Giri serta Genteng tiap- tiap masing 1 posisi.
Aksi terakhirnya terjalin pada Jumat( 17/ 4/ 2026) di Perumahan Tepi laut Mentari, Kelurahan Kertosari. Tetapi, kali ini nasibnya apes. Masyarakat yang curiga memandang aktivitasnya langsung melaksanakan penangkapan di tempat saat sebelum kesimpulannya diserahkan ke pihak berwajib.
Pihak PUDAM Banyuwangi menaksir total kerugian negeri akibat ulah terdakwa menggapai Rp71. 750. 400. Angka ini mencakup kehancuran instalasi serta hilangnya peninggalan meteran di bermacam titik pelanggan.
“Polisi sukses mengamankan beberapa benda fakta dari tangan terdakwa, di antara lain,25 buah meteran air yang sudah dibongkar,5 unit meteran air utuh, perlengkapan kejahatan berbentuk kunci inggris serta palu serta1 unit sepeda motor operasional terdakwa,” tambah Lanang.
Atas perbuatannya, PAP saat ini mendekam di sel tahanan serta dijerat dengan pasal terpaut Pencurian dengan Pemberatan( Curat). Terdakwa terancam hukuman maksimal
7 tahun penjara.
Direktur PUDAM Banyuwangi Abd Rahman membagikan apresiasi besar kepada jajaran Polresta Banyuwangi atas terungkapnya permasalahan ini. Baginya, semenjak tertangkapnya PAP, laporan menimpa kehabisan meteran air dari warga langsung terhenti.
” Kami berterima kasih kepada jajaran kepolisian. Buat proses hukum berikutnya, seluruhnya kami serahkan kepada pihak yang berwenang,” pungkas Abd Rahman.
Ayo Cobain Game Online Dengan Grafik Dan Fitur Yang Mulus Tanpa Hambatan Di Paus empire