Motor Diizinkan Masuk Tol Saat Banjir Jakarta

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengizinkan kendaraan roda dua melintas di jalan tol Jakarta. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya genangan air di sejumlah ruas jalan arteri yang membuat jalur tersebut tidak bisa dilalui motor.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat demi menjaga keselamatan pengendara.

“Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas terhadap kendaraan roda dua untuk memasuki ruas jalan tol,” ujar Dhanar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Baca Juga:

DPRD DKI Ingatkan Risiko Hukum Bongkar Tiang Monorel

Oleh:
Indocair

Dua Ruas Tol Dibuka Sementara untuk Motor

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua ruas jalan tol yang dibuka sementara bagi kendaraan roda dua. Pertama, pengendara motor diizinkan masuk melalui Gerbang Tol Sunter dan keluar di Kebon Bawang. Kedua, kendaraan roda dua dapat mengakses tol dari Gerbang Tol Jembatan 31 dan keluar di Angke.
Deposit Sangat Mudah Kini Hadir Di Indocair Dengan Depo 5k Bisa Banyak Game

Menurut Dhanar, kebijakan ini dilakukan karena genangan di Jalan Yos Sudarso dan Pluit Raya cukup tinggi sehingga tidak memungkinkan motor melintas dengan aman.

“Karena di arteri terjadi genangan dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua, kami arahkan motor ke jalan tol sebagai bentuk rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Rekayasa Berlangsung Singkat dan Aman

Rekayasa lalu lintas tersebut berlangsung sekitar 20 menit. Setelah kondisi berangsur membaik, arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan roda dua tidak lagi diarahkan masuk tol.

Dhanar memastikan selama kebijakan sementara itu diterapkan, tidak terjadi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas lainnya.

“Dari kejadian tersebut, kami laporkan tidak ada kecelakaan lalu lintas ataupun gangguan lain,” ungkapnya.

Banjir Picu Kemacetan di Sejumlah Titik

Meski demikian, banjir sempat memicu kemacetan panjang di beberapa kawasan ibu kota, terutama di sekitar akses keluar-masuk gerbang tol. Dhanar menyebut kepadatan terjadi di kawasan Podomoro dan Sunter akibat genangan di jalan arteri.

“Kalau padat itu di Podomoro dan Sunter karena arterinya banjir, sehingga kendaraan menumpuk di tol,” tuturnya.

Berdasarkan laporan kepolisian, titik banjir terparah terpantau di wilayah Rawa Bokor dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Kondisi tersebut memaksa petugas melakukan pengalihan arus kendaraan secara masif.

“Di Rawa Bokor air mencapai 60 cm. Kendaraan yang hendak keluar diarahkan lurus ke bandara. Di Plumpang dan Priok 1, mobil sedan tidak bisa melintas, tapi minibus masih bisa,” terang Dhanar.

Tol Dalam Kota Tetap Aman Dilalui

Meski banyak ruas arteri tergenang, Dhanar memastikan kondisi Tol Dalam Kota Jakarta masih relatif aman. Hingga saat ini, tidak ditemukan genangan yang mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur tersebut.

“Tol Dalam Kota masih aman, tidak ada gangguan berarti, hanya ada dua titik genangan di Wiyoto Wiyono dan Sedyatmo,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *