Fakta Dina Oktaviani Pegawai Minimarket Yang Dihabisi Atasannya

Dina Oktaviani – Permasalahan pembunuhan pegawai minimarket rest zona Km 72A Tol Cipularang, Dina Oktaviani membuat gempar masyarakat Karawang. Permasalahan ini terungkap dikala polsi menyelidiki penemuan jasad wanita mengambang di Sungai Citarum, Karawang pada Selasa( 7/ 10/ 2025) kemudian.

Tidak perlu waktu lama untuk polisi menangkap pelakon bernama Heryanto. Pelakon nyatanya merupakan atasan dari korban Dina di minimarket. Heryanto diresmikan selaku terdakwa atas dugaan pembunuhan korban.

” Pelakon ialah pegawai minimarket serta sukses ditangkap di Rest Zona Kilometer 72A Desa Cigelam Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta,” kata Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah lewat Kasi Humas, Ipda Cep Wildan kepada wartawan, Kamis( 9/ 10/ 2025).

Kronologi Pembunuhan dan Pengakuan Pelaku

Pengakuan pelaku mengungkapkan detail pembunuhan sadis tersebut. Pembunuhan dicoba setelah korban diajak ke rumah pelaku. Di sana, korban dicekik dan dibekap hingga meninggal dunia. Setelah korban tewas, Heryanto menyetubuhi korban. Pelaku kemudian mengambil barang-barang milik korban, seperti perhiasan dan ponsel.

Motif dan Barang Bukti

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan finansial. Desakan ini yang membuat Heryanto tergerak untuk menguasai harta korban. Barang yang diambil meliputi perhiasan, sepeda motor, dan ponsel korban.

“Setelah itu, pelaku menyetubuhi korban dan mengambil sejumlah barang kepunyaan korban,” ucap Wildan.

Polisi menyita beberapa barang bukti dari tangan pelaku. Barang bukti tersebut antara lain 1 unit motor, 1 unit mobil, dan 2 unit ponsel. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Proses Pembuangan Mayat

Saat ditangkap Polisi, Heryanto mengaku membuang mayat korban. Ia menyewa sebuah mobil di dekat rumahnya untuk memindahkan jasad. Mobil itu kemudian dibawa ke rumahnya, lokasi pelaku menewaskan korban.

“Dilakukan sendiri. Dinaikkan, mohon maaf, enteng. Terus dibawa ke Citarum,” ucap Heryanto dalam video penangkapan, seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (9/10/2025).

Heryanto menambahkan, mayat korban dibuang di Sungai Ciliwung. Korban saat itu masih menggunakan jaket dan seragam sekolah.

“Iya, masih dipakai (jaket). Jaket sama seragam, Pak,” ucap Heryanto saat diinterogasi polisi.

Baca Juga : Kasus Siswa SMP Di Bullying Secara Sadis Terjadi Di Palopo

Kepada Polisi, Heryanto mengaku mengambil sebagian benda berharga kepunyaan korban. Salah satunya perhiasan semacam kalung serta cincin. Tetapi beberapa barang itu telah dijual oleh pelakon. Buat perhiasan yang imitasi, dibuang.

“ Telah aku jual, Pak. Bisa Rp 4 juta,” katanya.

Tidak cuma perhiasan, pelakon pula menggasak motor kepunyaan korban. Motor tersebut dirahasiakan di wilayah Wanawali, Purwakarta. Dirahasiakan di rumah kosong.

“ Aku umpetin di rumah kosong. Masih di sana( motornya),” jelasnya.

Ditanya menimpa benda lain kepunyaan korban semacam sepatu serta tas, Heryanto menanggapi pendek. Beberapa barang itu telah dimusnahkan.

Polres Karawang melimpahkan permasalahan tersebut ke Polres Purwakarta. Perihal itu disebabkan posisi peristiwa pembunuhan serta pemerkosaan tersebut terletak di daerah hukum Polres Purwakarta.

” Disebabkan posisi peristiwa dini tindak pidananya terletak di daerah hukum Purwakarta, buat terdakwa beserta benda fakta hendak kita limpahkan ke Polres Purwakarta,” pungkasnya. Situs Rajabotak sangat cocok buat kalian yang mengincar kemenangan secara gampang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *