Fakta Baru Polwan NTT Yang Curi Uang Pelanggan Salon
Fakta Baru Polwan NTT – Permasalahan yang menyeret oknum Polwan Brigpol YM kembali menimbulkan kenyataan baru. Tidak hanya dugaan pencurian duit kepunyaan pelanggan salon, dia pula sempat terjerat permasalahan penipuan terpaut calo penerimaan calon siswa( casis) Polri.
Tidak cuma itu, Brigpol YM nyatanya pula sempat dilaporkan dalam permasalahan penipuan serta penggelapan satu unit hp.
Fakta Baru Polwan NTT Tentang Permasalahan Yang Tengah Dilandanya
Permasalahan tersebut dilaporkan oleh SA, masyarakat Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, ke Bidang Propam Polres Rote Ndao semenjak Mei 2025 kemudian. Laporan itu berkaitan dengan dugaan penipuan bermodus kredit hp merk iPhone 6S.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Propam Polres Rote Ndao setelah itu memfasilitasi proses mediasi antara Brigpol YM serta korban. Mediasi berlangsung di ruang Propam Polres Rote Ndao pada 28 Mei 2025. Dipandu oleh Kanit Provos Sie Propam, AIPTU Marielis Niap, bersama personel Propam yang lain.
Dalam mediasi tersebut, Brigpol YM mengakui perbuatannya serta bersedia menuntaskan permasalahan secara kekeluargaan. Dia setuju mengembalikan satu unit iPhone 6S warna gold kepada korban, dan membayar denda sebesar Rp 1. 300. 000 sebab sudah memakai hp tersebut sepanjang kurang lebih 3 bulan.
SA, dikala dikonfirmasi wartawan, membetulkan terdapatnya laporan tersebut. Tetapi dia memilah menuntaskan masalah secara damai.
“ Waktu itu aku lapor di Propam, tetapi telah dituntaskan. Aku seleksi benda dikembalikan saja sebab itu benda dagangan. Dari laporan itu, benda pula telah dikembalikan oleh yang bersangkutan,” ucapnya.
Permasalahan ini menaikkan catatan dugaan pelanggaran yang dicoba Brigpol YM yang saat ini tengah jadi sorotan publik di Rote Ndao.
Baca Juga : Motif Pembunuhan Wanita Dalam Boks Di Medan Terungkap
Dugaan Calo Casis
Brigpol YM pula sempat menempuh pengecekan oleh Seksi Profesi serta Pengamanan( Propam) terpaut dugaan pelanggaran dalam proses rekrutmen calon siswa( casis) Bintara Polri tahun anggaran 2024.
Langkah pengecekan dicoba sehabis timbul laporan serta pemberitaan media yang menyoroti dugaan keterlibatan oknum anggota tersebut dalam tahapan penerimaan anggota Polri.
Selaku tindak lanjut, Propam Polres Rote Ndao langsung melaksanakan pengumpulan bahan penjelasan( pulbaket) dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terpaut.
Kepala Seksi Propam Polres Rote Ndao I Gede Putu Parwata menegaskan kalau institusi kepolisian memandang sungguh- sungguh tiap data yang tumbuh di tengah warga.
” Kami menjawab pemberitaan tersebut dengan sangat sungguh- sungguh selaku bagian dari komitmen melindungi marwah institusi. Apabila dalam hasil klarifikasi nanti teruji terdapat pelanggaran, hingga sanksi tegas tanpa tawar- menawar hendak kami jatuhkan kepada oknum yang bersangkutan,” ucapnya.
Tidak hanya dugaan pelanggaran dalam proses rekrutmen, Propam pula membagikan klarifikasi terpaut permasalahan dugaan pencurian yang ikut menyeret nama Brigpol YM.
Bagi Iptu Putu Parwata, grupnya sudah mengambil langkah tegas dengan menempatkan Brigpol YM dalam Penempatan Spesial( Patsus) di sel Mapolres Rote Ndao guna mempermudah proses pengecekan lebih lanjut.
” Dalam waktu dekat permasalahan ini hendak dilimpahkan ke Bidang Propam Polda NTT buat diproses cocok prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya.
Dikala ini, Brigpol YM telah dilimpahkan ke Bid Propam Polda NTT guna melaksanakan proses hukum lanjutan.
” Yang bersangkutan telah dipatsus sembari menunggu proses,” kata Kabid Humas Polda NT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Ayo Cobain Game Online Dengan Grafik Dan Fitur Yang Mulus Tanpa Hambatan Di Rajabotak